Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Januari 2013

PENCURIAN MOTOR DENGAN MODUS TEBUSAN MARAK DI NTB

Akhir-akhir ini pencurian sepeda motor dengan modus pencurian tebusan marak di Nusa Tenggara Barat. Pencurian ini dilakukan pelaku dengan mencuri motor di rumah korban atau di tempat parkir kemSuzuki Satria fu  2012 - Imageudian pelaku pencurian menelpon pemilik motor untuk minta tebusa dengan jumlah yang ditentukan oleh pencuri. Anehnya kegiatan pencurian sampai saat ini berjalan dengan sangat lancar dan aman tanpa pernah tersentuh oleh aparat kepolisian.

Minggu yang lalu pencurian yang sama terjadi lagi di Peseng Desa Wajageseng Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah. Kali ini korbannya adalah ANDI seorang buruh harian di Pasar Peseng. Ia menceritakan bahwa motor kesayangannya Satria F hilang di rumahnya sendiri pada waktu malam hari, kejadian tersebut dengan sangat rapi tanpa sepengetahuan oleh pemilik kendaraan. Setelah dua hari kemudian dia ditelpon oleh pencuri tersebut dan diminta tebusan sebanyak Rp. 4.000.000. dan diancam untuk tidak melaporkannya ke aparat kepolisian.

Dari berbagai korban menceritakan bahwa apabila tebusan tersebut sanggup dibayar maka pemilik dengan pencuri bertemu di suatu tempat yang telah ditentukan pelaku dan berlangsung dengan sangat singkat. Tetapi apabila tidak sanggup membayar uang tebusan maka sepeda motor tersebut akan hilang selamanya.

Pertanyaannya adalah kenapa kegiatan kriminal tersebut bisa berjalan dengan aman dan kepolisian seakaan-akan tidak mau tau akan hal ini. Akhirnya masyarakat akan menjadi korban, masyarakat tidak merasa aman walaupun di rumahnya masing-masing.(Anan)
read more

Selasa, 08 Januari 2013

Sosialisasi Akreditasi di MTs Al Jamil Tahun 2013

Sosialisasi Akreditasi Tahun 2013


Di MTs Al-Jamil Bare Eleh


Oleh UPA  S/M Kabupaten Lombok Tengah


Doc. AL-Jamil


Akreditasi sekolah/madrasah adalah kegiatan penilaian sekolah secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi diri dan evaluasi eksternal (visitasi) untuk menentukan kelayakan dan kinerja sekolah/madrasah. Demikian dikatakan oleh Bapak Drs. H. Mingre Hamy selaku Unit Pelaksana Akareditasi (UPA) Kabupaten Lombok Tengah dalam acara sosialisasi Akreditasi Sekolah/Madrasah di MTs Al-Jamil Bare Eleh Desa Aik Bual Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah Senin, 07/01/2013. Lebih rinci beliau menjelaskan mengenai akreditasi sebagai berikut:


Akreditasi sekolah bertujuan untuk  menentukan tingkat kelayakan suatu sekolah dalam menyelenggarakan layanan pendidikan dan  memperoleh gambaran tentang kinerja sekolah sedangkan Fungsi akreditasi sekolah adalah : (a) untuk pengetahuan, yakni dalam rangka mengetahui bagaimana kelayakan & kinerja sekolah dilihat dari berbagai unsur yang terkait, mengacu kepada baku kualitas yang dikembangkan berdasarkIMAG0037an indikator-indikator amalan baik sekolah, (b) untuk akuntabilitas, yakni agar sekolah dapat mempertanggungjawabkan apakah layanan yang diberikan memenuhi harapan atau keinginan masyarakat, dan (c) untuk kepentingan pengembangan, yakni agar sekolah dapat melakukan peningkatan kualitas atau pengembangan berdasarkan masukan dari hasil akreditasi.


Selanjutnya beliau menjelaskan bahwa akreditasi sekolah/madrasah adalah suatau keharusan karena pada tahun 2014 nanti semua sekolah/madrasah harus diakreditasi, dan bagi sekolah/madrasah yang tidak mau melaksanakan akreditasi atau tidak bias lulus akreditasi maka ijin operasional sekolah/madrasah tersebut akan dicabut. Sekolah/madrasah yang tidak lulus akreditasi akan diberikan kesempatan tiga kali untuk mengikuti akreditasi berikutnya namun apabila selama tiga kali tersebut tidak lulus maka izin operasional sekolah/madrasah tersebut terpaksa akan dicabut. Namun walau dimikian Madrasah/sekolah tidak perlu takut untuk melaksanakan akreditasi karena semua penilaian akreditasi dilakukan oleh sekolah/madrasah itu sendiri dan yang dinilai tersebut adalah tugas guru atau sekolah yang dilakukan sehari-hari.


Dalam kesempatan tersebut Bapak Drs. Mingre mengatakan merasa bangga kepada MTs Al-Jamil karena walaupun lokasi Madrasahnya terpencil dan kondisi fisik madrasahnya masih sangat kurang tetapi berani mengajukan diri untuk dibina akreditasi. Karena banyak sekolah/madrasah yang dianggap baik dan kondisi fisiknya sangat bagus tetapi takut melaksanakan akreditasi.


Kepala Sekolah MTs Al-Jamil Bapak Ramli, S.Pd.I menyatakan alasannya kenapa MTs Al-Jamil belum akreditasi sampai sekarang beliau menjelaskan karena keadaan gedung madrasahnya yang belum memadai seperti sekolah/madrasah yang lain.  "Sekarang kami beserta semua guru dan staf  akan berusaha dengan segala usaha untuk dapat melaksanakan akreditasi  walaupun dengan keadaan serba kekurangan karena kalau tidak sekarang kapan lagi kita akan akreditasi" tegasnya.


read more

Senin, 07 Januari 2013

Muhammad Zainul Majdi

Untitled

Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (lahir di Pancor, Selong, 31 Mei 1972; umur 40 tahun) adalah Gubernur Nusa Tenggara Barat masa jabatan 2008-2013. Ia menjabat didampingi oleh Wakil Gubernur Badrul Munir.

Sebelumnya, Majdi menjadi anggota DPR RI masa jabatan 2004-2009 dari Partai Bulan Bintang yang membidangi masalah pendidikan, pemuda, olahraga, pariwisata, kesenian dan kebudayaan (Komisi X).

Keluarga

[caption id="attachment_456" align="alignleft" width="165"]Dr. Zainul Majdi bersama Istri Dr. Zainul Majdi bersama Istri[/caption]

 

TGH. Muhammad Zainul Majdi adalah putra ketiga dari pasangan HM Djalaluddin SH, seorang pensiunan birokrat Pemda NTB dan Hj. Rauhun Zainuddin Abdul Madjid, putri dari TGH. M. Zainuddin Abdul Madjid (Tuan Guru Pancor), pendiri organisasi Islam terbesar di NTB, Nahdlatul Wathan (NW) dan pendiri Pesantren Darun-Nahdlatain .

Pada tahun 1997 Majdi menikah dengan Hj. Robiatul Adawiyah, SE, putri KH. Abdul Rasyid Abdullah Syafi’i, pemimpin Ponpes As-Syafiiyah, Jakarta. Pernikahan cucu ulama besar di NTB TGH. KH. Zainuddin Abdul Majid dan cucu ulama besar kharismatik Betawi itu telah dikaruniai 1 putra dan 3 putri, yaitu Muhammad Rifki Farabi (10 tahun), Zahwa Nadhira (8 tahun), Fatima Azzahra (4 tahun) dan Zayda Salima (2 tahun).
read more

Sabtu, 05 Januari 2013

TGH Mahmud Yasin Tutup Usia



Innalillahi wainna ilaihirojiun 3x. Nahdlatul Wathan (NW), yang merupakan organisasi Islam terbesar di Pulau Lombok, kini tengah berduka cita. Salah seorang pejuang NW, TGH Mahmud Yasin, QH., meninggal dunia di RSU Mataram, sekitar pukul 14.00 Wita, Sabtu (05/1). TGH Mahmud Yasin yang juga Dewan Mustasyar NW, meninggal dunia di usia 65 tahun, lantaran mengidap suatu penyakit.

‘’Terus terang kami merasa sangat kehilangan sekali atas wafatnya Kak Tuan (TGH Mahmud Yasin, Red),’’ kata adik kandung almarhum, Abdul Fatah Yasin, QH., kepada Lomboktoday.co.id disela-sela acara layatan di kediaman almarhum, di Lendang Kekah, Desa Tampak Siring, Kecamatan Batukliang, Loteng, Sabtu (05/1).

Jenazah almarhum kini masih disemayamkan di rumah duka, di Lendang Kekah, Desa Tampak Siring, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah. Dan rencananya, almarhum akan dimakamkan di pemakaman khusus keluarga yang berlokasi di lingkungan Ponpes Ishlahul Ummah NW Lendang Kekah, Minggu sore (06/1), sekitar pukul 14.00 Wita.
read more

Kamis, 27 Desember 2012

Sosialisasi Program Kursus dan Keaksaraan Fungsional

30072010703Praya, 27 Desember 2012 pukul 09.00 – 12.00 WITA di Aula Dikpora Kabupaten Lombok Tengah.  Pelaksanaan Sosialisasi Program Kursus dan Keaksaraan Fungsional yang diselenggarakan oleh dinas Dikpora Kabupaten Lombok Tengah dihadiri oleh 38 penyelenggara program kursus dan 32 penyelenggara PKBM se-Kabupaten Lombok Tengah. Hadir sebagai narasumber L. Kariadi ketua HIPKI Kabupaten Lombok Tengah dan Nasrullah ketua Forum PKBM Nusa Tenggara Barat.


Penyelenggraan sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih luas tentang tujuan dan prisip penyelenggaraan sebuah kursus dan program pendidikan non formal lainnya. Banyak lembaga kursus dan PKBM yang berdiri khususnya di Kabupaten Lombok Tengah keberadaannya diketahui sekali setahun atau ketika mendapatkan program dari pemerintah. Banyak lembaga pendidikan    non formal didirikan hanya untuk mendapatkan program-program dari pemerintah sehingga ketika tidak mendapatkan program pemerintah maka lembaga tersebut off dan menunggu program pada tahun selanjutnya.


[gallery type="slideshow" ids="314,315,313,311" orderby="rand"]

Untuk itu, diharapkan kepada seluruh pengelola untuk tidak hanya bergantung  kepada program-program yang diberikan pemerintah, tetapi harus terus berupaya untuk menciptakan program-program yang diminati dan dibutuhkan masyarakat sehingga keberadaan lembaga tersebut mendapatkan kepercayaan penuh  dari masyarakat.


Lalu Kariadi selaku ketua HIPKI menjelaskan tujuan berdirinya lembaga janganlah bertujuan hanya untuk social saja tetapi lebih dari itu bertujuan untuk bisnis atau interpreneur sehingga penyelenggara lembaga tersebut berpikir untuk menawarkan program-program yang layak dijual dan menghasilkan produk-produk yang siap pakai dan layak dijual. Lebih jelas Nasrullah sebagai ketua Forum PKBM Nusa Tenggara Barat menjelaskan sebuah lembaga haruslah bertujuan untuk mensejahterakan Lembaga dan mensejahterakan masyarakat. Mensejahterakan lembaga artinya adalah semua produk yang dihasilkan oleh lembaga tersebut baik produk dalam bentuk jasa atau orang atau produk dalam bentuk barang maka produk tersebut harus layak jual kepada masyarakat, penyandang dana/pemerntah, dan orang yang memerlukan out put dari lembaga tersebut. Kalau sebuah lembaga bertujuan hanya untuk social saja maka lembaga tersebu tidak akan pernah maju, karena kalau tidak ada program pemerintah maka lembaga tersebut akan mati. Tetapi kalau tujuannya untuk interpreneur maka ia kan terus berpikir untuk membuat produk yang layak dijual di pasar, dan akan berusaha untuk memperoleh kepercayaan masyarakat tentang output yang dihasilkan.

read more

Minggu, 25 November 2012

SOSIALILASI APLIKASI NILEM PKBM


Acara sosialasi aplikasi NILEM PKBM yang merupakan system baru dalam memperoleh NILEM PKBM diadakan di Aula Kantor Dikpora Kabupaten Lombok Tengah pada hari Ahad, 25 Nopember 2012 pukul 10.40 -12.30 WITA. Walaupun acara tersbut tidak begitu formal tetapi dihadiri oleh 39 perwakilan dari  Lembaga PKBM se-Kabupaten Lombok Tengah dengan narasumber dari Ditbindikmas pusat Bapak Januar Benthoni dan Sano Hartono.


Acara tersebut diadakan atas dasar inisiatif dari Bapak Kabid PNFPO Drs. Abdul Khalik Ibrahim, M.Pd karena melihat masih banyak lembaga yang belum memahami cara memperoleh NILEM PKBM. Lebih lanjut Bapak Kabid PNFPO mengatakan bahwa kedatangan Bapak Sano dan Bentho adalah dalam rangkan validasi data bagi lembaga yang sudah keluar NILEMnya dan seharusnya sudah pulang pada pagi harinya. Namun karena permintaan bari Bapak Kabid PNFPO maka beliau bersedia membatalkan kepulangannya untuk mengisi acara tersebut.


Dalam penjelasannya Bapak Bentho mengatakan bahwa mulai tahun 2012 ini proses mendapatkan NILEM bagi lembaga berbeda dengan proses pada tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini lembaga PKBM bias dengan mudah mendapatkan NILEM dengan cara mengakses di http://paudni.kemdiknas.go.id/dikmas/nilem-pkbm/ dan mengisi data lembaga secara mandiri. Seteleh mengisi data dan mencetak lembar verifikasi maka lembaga mengantar lembaga verifikasi tersebut ke Dinas Kabupaten setelah dinyatakan lolos maka lembar verifikasi diantar ke Dinas Dikpora Provinsi dan Dinas Provinsi menerbitkan NILEM.


read more

Kamis, 22 November 2012

NUPTK GURU LOMBOK TENGAH

NUPTK: Daftar, Cari dan Print Data NUPTK



Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan atau kerap disingkat dengan NUPTK adalah sederatan angka yang berfungsi sebagai identitas seorang pendidik maupun tenaga kependidikan. NUPTK bersifat nasional dan berlaku untuk seluruh daerah di Indonesia, tidak akan berubah meskipun pemilik NUPTK berpindah tugas. Tenaga pendidik dan kependidikan yang sudah memiliki NUPTK berarti telah diakui oleh Kementerian Pendidikan Nasional sebagai tenaga pedidik dan kependidikan terdaftar.

Adapun manfaat utama NUPTK untuk tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan adalah:

  • Berpartisipasi dalam sebuah proses/mekanisme pendataan secara nasional sehingga dapat membantu pemerintah dalam merencanakan berbagai program peningkatan kesejahteraan bagi tenaga pendidik.

  • Mendapatkan nomor identifikasi resmi dan bersifat resmi dan bersifat nasional dalam mengikuti berbagai program/kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat/daerah.


Logo NUPTK

Cara Daftar / Pengajuan Permohonan NUPTK


Apabila Anda sebagai tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan baik yang sudah PNS maupun yang belum PNS namun BELUM MEMILIKI NUPTK, hendaklah segera melakukan permohonan pengajuan NUPTK dengan cara mengunjungi Dinas Pendidikan Kab./Kota terdekat dan menemui petugas NUPTK dengan membawa berkas NUPTK yang telah disahkan oleh pihak sekolah.

Apabila pihak sekolah tidak memiliki format data usulan NUTPK, hendaklah segera meminta Format usulan NUPTK kepada operator NUPTK di Dinas Pendidikan Kab./Kota terdekat. Biasanya proses pengajuan ini memakan waktu sampai 3 bulan sampai NUPTK yang Anda usulkan tersebut keluar.

Cara Melihat, Mengetahui dan Mencari Data NUPTK Terbaru


Untuk melihat apakah data NUPTK yang anda ajukan tersebut sudah keluar atau belum, anda dapat mengeceknya dengan mengikuti langkah sebagai berikut:

  1. Kunjungi http://nuptk.kemdikbud.go.id/

  2. Pilih Penelusuran

  3. Pilih Sekolah (untuk melihat data NUPTK berdasarkan tempat tugas)

  4. Pilih Provinsi

  5. Pilih Kota/Kabupaten

  6. Pilih Jenis Instansi

  7. Pilih Jenjang Sekolah

  8. Tulis Nama Sekolah (Jika Nama Sekolah Anda tidak terdeteksi, kosongkan nama sekolah kemudian cari nama sekolah di daftar sekolah menurut kabupaten)

  9. Klik tombol Cari


Untuk dapat mendownload data NUPTK yang tertera di daftar PTK sekolah, klik gambar Print yang ada disudut kanan atas layar
Data NUPTK

Saat hasil daftar PTK sekolah sudah muncul, perhatikan pojok kanan atas layar monitor Anda, disana akan ada gambar print (seperti gambar diatas) yang berfungsi sebagai tombol untuk mencetak data NUPTK yang tampil dilayar.

Berikut adalah NUPTK guru yang ada di MA NW Peseng, MTs NW Peseng, MTs Al-Jamil, MTs NW Bebuak dan SDN Repok Bijang.

Data ini sudah saya download 20 Nopember 2012 dalam bentuk excel. Silahkan di download di sini.

nuptk ma nw peseng

nuptk mts nw peseng

nuptk mts al jamil ok

MTs NW Bebuak

MTs NW Bebuak2

nuptk sdn repok bijang

Bagi Guru yang belum ada NUPTK pada daftar di atas. Anda bisa memintanya dengan menulis komentar di bawah ini. dengan mengisi identitasnya sebagai berikut. atau bisa melului alamat email kami : pkbmdaruttaklim@gmail.com

FORMAT PERMINTTAAN SEBAGAI BERIKUT:

Provinsi  :

Kabupaten/Kota :

Kecamatan :

Nama Sekolah :

Nama Guru :

Alamat Email  :

Bagi yang butuh intrumen NUPTK silahkan download di sini:

InstrumentPendataanPTK2009

PETUNJUK PENGISIAN INSTRUMEN PENDATAAN
read more

Selasa, 13 November 2012

Cara Mudah Mencari NRG

Bagi teman yang ingin mencara Nomor Registarsi Guru (NRG), berikut ini cara mendapatkan NRG (Nomor Registrasi Guru). Sebenarnya bukan cuma kita mendapatkan NRG (Nomor Registrasi Guru), tetapi kita akan mendapatkan (mencari) SK Tunjangan Profesi secara online. Secara mudah bapak/ibu dapat mencari apakah Nomore Registrasi Guru milik bapak/ibu sudah ada atau belum. Dan bagi yang sudah lulus sertifikasi dengan menerima sertifikat tenaga professional guru, dapat mendaptar dengan cara. :

  1. Masuk ke web khusus NRG dengan Klik di sini…!!
  2. Pilil provinsi
  3. Pilih Kabupaten
  4. Masukkan nama/NUPTK/NRG
  5. Klik search
  6. Kalau sudah ada, maka muncul nama bapak/ibu
  7. Kalau belum ada berarti masih dalam proses

http://rumpinnews.blogspot.com/2012/05/cara-mudah-mengetahui-nomor-registrasi.html

read more

Rabu, 07 November 2012

MTs Al-Jamil Perlu Direhab

MTs Al-Jamil Perlu Direhab



MTs Al-Jamil adalah sebuah Lembaga pendidikan formal di bawah naungan Yayasan Al-Jamil berdiri sejak tahun 2002. Madrasah ini terletak di sebuah dusun yang terpencil di bagian paling utara Kabupaten Lombok Tengah tepatnya Bare Eleh Desa Aik Bual Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah NTB.

Keadaan Madrasah ini sangat sederhana bangunan gedungnya pun dibangun seadanya maklum perekonomian pengurus lembaga dan masyarakat sekitarnya rata-rata berada dalam eknomi lemah. Bila musim hujan maka siswa-siswinya tidak bias belajar karena atapnya sudah bocor. Segala usaha untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah sudah dicoba baik melalui proposal maupun secara langsung namun sampai saat ini belum ada hasilnya.

Siswa-siswi Madrasah ini cukup banyak yaitu kelas satu berjumlah 42 orang kelas dua berjumlah 22 orang dan kelas tiga 40 orang jumlah keseluruhannya 104 orang. Dengan keadaan yang demikian membuat siswa harus duduk berjejalan di kelas karena ukuran kelasnya sangat kecil 6 x 6 m4. Selain itu juga siswa yang sekolah di sini pasti orang tuanya adalah keluarga meskin karena seandainya ada masyarakat yang agak berada pastiny ia menyekolahkannya ke sekolah-sekolah yang sudah maju. Jadi untuk memungut biaya untuk pembangunan maka pengurus yayasan berpikir lima kali bahkan bila seorang guru meminta siswa untuk membeli LKS ja sangat susah.

Dalam keadaan yang demikian Madrasah ini tidak bisa dipandang sebelah mata baik oleh pemerintah ataupun masyarakat karena sejak berdirinya madrasah ini sudah 7 kali meluluskan siswa siswa miskin maka seandainya madrasah ini tidak ada maka akan banyak anak-anak negeri ini yang sekolahnya hanya sampai SD saja. Pertanyaannya adalah kapankah mimpi pengurus yayasan, madrasah, guru dan semua siswa akan terwujud yakni punya gedung madrasah yang layak dan nyaman sehingga mereka tidak harus berlari ketika hujan datang.
read more

Sabtu, 03 November 2012

Pengobatan Gratis

POSKESMAS GRATIS ATAU SEKEDAR GRATIS


Hanya sebuah pengalaman pribadi


 

Hari Jumat Dua Puluh Enam Oktober Tahun 2012 pukul 22.00 WITA. Saat itu istriku meringis kesakitan karena sakit giginya kambuh lagi. Seperti biasa ketika giginya sakit istriku  mondar-mandir, keluar masuk kamar sambil nangis. Segera ia mencari obat sakit kepala dan gigi cap 19 namun sakitnya tak kunjung hilang. Hingga pagipun tiba.

Paginya mau pergi berobat ke POSKESMAS tapi libur pada hari Sabtu maklum sekarang kan yang berlaku adalah enam hari kerja, ya istriku terpaksa menahan sakitnya sampai hari Senin nanti. Untuk mengurangi rasa sakitnya aku pergi membeli Antalgin ke kios terdekat, tapi mungkin sakit giginya sudah amat parah Antalgin tidak ada gunanya. Malampun tiba kembali ini yang paling menakutkan istriku karena kalau malam rasa sakitnya samakin sakit. Ia ambil cap 19 agar ia bias tidur walau sejenak tapi cap 19 tak berhasil, ia coba menum Bodrex tak berhasil, padahal obat-obat itu tidak baik untuk ibu menyusui tapi apa bole kata karena udah terpojok ya semua dilanggar.

Singkat cerita. Hari Senin yang dinanti tiba, pagi-pagi istriku mandi dan bersiap. Akupun segera  bersiap seharusnya hari ini aku akan pergi ngajar tapi demi istriku aku ndak masuk ya kasihan juga udah beberapa hari kesakitan gara-gara gigi. Kira-kira Jam 08.00 kami berangkat bersama dua anak kami memakai motor kesayangan si Vario dan kami meutuskan untuk pergi ke Poskesmas Lombok Timur ya karena jaraknya lebih dekat walaupun tempat tinggal kami di Kecamatan Lombok tengah tapi di perbatasan Lombok Tengah dengan Lombok Timur. Sesampainya di sana langsung daftar dan langsung disuruh masuk ke ruang pelayanan Gigi. Aku menggendong si kecil di luar tapi selang beberapa menit istriku sudah keluar. Aku tanyak “kok cepat amat”, ya pengobatannya ndak lama Cuma disuruh berkumur pakai air dan langsung ditambal” jawab istriku. Aku heran karena biasanya prosesnya lumayan lama tapi kali ini kok cepat sekali. “berapa kamu bayar” tanyaku lagi, “ndak bayar apa-apa” jawab sitriku.

Di tengah jalan kami ngobrol ‘hebat ya Lombok Timur pengobatannya gratis’, kataku pada istriku ’ya gratis tapi pengobatannya sekedar dilayani ja” jawabnya. “bagaimana giginya sekarang?”,tanyaku,  “ndak da perubahan”,jawabnya,”mungkin belum karena obat yang dikasi kan belum diminum”, jawabku.

Mendengar kabar ada keluarga yang sedang di Off name di sebuah Klik tidak jauh dari Poskesmas kamipun singgah di sana. Semula mau lama-lama di sana tapi karena sakit gigi istriku semakin terasa sakit, kami segera pulang. Tiga hari sudah lewat obat yang dikasihpun sudah habis, tapi sakit gigi istriku tak kunjung sembuh. Akhirnya pada hari Kamisnya kami pergi ke Poskesmas Kopang. Sampai di sana langsung daftar, tapi petugas pelayanan pendaftaran bilang “maaf pak, semua petugas di Poskesmas ini pergi pesta, tapi kalau bapak mau nunggu silahkan ja, mungkin dokternya sebentar lagi kembali”,”ya sudah kami tunggu”. Kami pun bayar uang pendaftaran sebesar Rp. 8.500. Kurang lebih satu jam nunggu semua petugas kembali dan dilayani dengan baik. Istriku menceritakan dokternya bahwa sebelum ia sudah pergi  berobat tapi penyakitnya samakin sakit. Segera dokternya memeriksa giginya dan membuka penambalnya. Setelah pengobatan kami membayar Rp. 13.000

Sepulangnya dari Poskesmas Kopang istriku merasa lega karena sakit giginya sudah mulai hilang, untuk keberlangsungan pengobatan istriku untuk datang kembali pada hari Senin depan.
read more