A. Macam Tembang
Mengenai tembang-tembang Sasak menggunakan tembang yang sudah pakem, yaitu bersumber dari tembang ciptaan para Wali. Perhatikanlah tembang Dangdang Gule berikut ini :
B. Perbedaan Masing-Masing Tembang
Banyak baris tembang Dangdang Gule adalah 10 baris dalam sebait, Sinom 9 baris dalam sebait, Durme 7 baris dalam sebait, Asmarandana 7 baris dalam sebait, Pangkur 7 baris dalam sebait, Maskumambang 4 baris dalam sebait. Sebagian besar naskah kuno yang ada di Lombok ditulis dalam bentuk tembang-tembang.Untuk memperoleh gambaran yang jelas, selanjutnya disampaikan garis besar cerita-cerita yang berkembang di Gumi Sasak.
Mengenai tembang-tembang Sasak menggunakan tembang yang sudah pakem, yaitu bersumber dari tembang ciptaan para Wali. Perhatikanlah tembang Dangdang Gule berikut ini :
- Tembang sinom awit karye dining Sunan Giri ( I )
- Dangdang Gule saking Sunan Bonang (a)
- Tembang Maskumambang Sunan Prapen (e/o)
- Asmarandane saking Sunan Kudus (u)
- Tembang Durme saking Sunan Gunung Jati(i)
- Tembang Kinanti Sunan Dradjat (a)
- Sunan Kalijaga puh tembang pangkur (u)
- Karye pujangge pare Wali Allah (a)
- Sedayane saking pulau Tanah Jawi.(i)
- Karye tulis amal ugame (e)
B. Perbedaan Masing-Masing Tembang
Banyak baris tembang Dangdang Gule adalah 10 baris dalam sebait, Sinom 9 baris dalam sebait, Durme 7 baris dalam sebait, Asmarandana 7 baris dalam sebait, Pangkur 7 baris dalam sebait, Maskumambang 4 baris dalam sebait. Sebagian besar naskah kuno yang ada di Lombok ditulis dalam bentuk tembang-tembang.Untuk memperoleh gambaran yang jelas, selanjutnya disampaikan garis besar cerita-cerita yang berkembang di Gumi Sasak.